Konstruksi

Penggunaan dan Jenis Sheet Pile dalam Bidang Konstruksi

Penggunaan dan Jenis Sheet Pile dalam Bidang Konstruksi

Sheet pile merupakan salah satu jenis bahan tegak lurus yang memiliki begitu banyak manfaat dalam pelaksanaan konstruksi di lapangan.

Sheet pile adalahsalah satu jenis bahan tegak lurus dengan ketebalan tipis dan biasa digunakan sebagai penahan tanah. Selain itu, metode tersebut dapat dijadikan sebagai penahan masuknya air yang ada di dalam tanah menuju lubang yang sudah digali.

Bahan konstruksi ini adalah salah satu dari retaining wall. Terdapat beberapa bahan material pembuatan sheet pile ini diantaranya beton, kayu dan baja. Selain itu, ada juga yang terbuat dari bahan plastik yang terhubung satu dengan lain.

Perencanaan desain pondasi ini memerlukan perhatian pada kedalaman dan jenis tanah. Kedalamannya dapat dijadikan untuk penentuan kekuatan yang berasal dari sheet pile tersebut. Kekuatannya terdapat pada ujung dan gesekan pada selimut pondasi sheet. Jenis tanah dapat mempengaruhi kekuatan, terutama dalam melakukan penahanan gaya yang terjadi pada tanah.

Penggunaan Sheet Pile

Penggunaan sheet pile sangat beragam untuk berbagai macam pekerjaan. Beberapa diantaranya yaitu, dinding untuk menahan tanah pada tebing jalan maupun tebing sungai. Selain itu, sheet pile sebagai penahan tebing galian dalam pembuatan pondasi secara langsung mauaun pondasi dalam pembuatan basement. Dinding vertikal ini juga sering digunakan pada bangunan yang ada di pelabuhan, terutama dinding dermaga dan dock kapal serta bendungan.

Baca juga:

Harga Box Culvert

Penggunaan sheet dianggap tidak sesuai untuk menahan tanah yang terlalu tinggi. Hal ini dikarenakan perlu luas penampang yang luas dan besar. Selain itu, penggunaannya dianggap tidak tepat pada tanah yang memiliki kandungan batuan banyak. Hal ini akan membuat kesulitan dalam melakukan perangkaian maupun perancangannya.

Tipe-Tipe Sheet Pile Berdasarkan Bahan Pembuatan

Pada dasarnya, bahan sheet pile sangat beragam. Beberapa diantaranya yaitu, beton bertulangan, baja, maupun kayu. Berikut penjelasannya :

Sheet Pile Kayu

Penggunaan jenis sheet pile kayu ini dapat dijadikan sebagai dinding untuk menahan tanah dengan tinggi tidak terlalu tinggi. Hal ini disebabkan jenis sheet tidak kuat dalam menahan beban lateral besar.

Penggunaan jenis sheet ini dianggap tidak tepat pada tanah yang mengandung kerikil. Hal ini dikarenakan dinding vertikal memiliki kecenderungan retak apabila dilakukan pemancangan. Jika penggunaannya untuk bangunan tetap dan lokasinya berada di permukaan air. Maka perlu dilakukan pelapisan pelindung agar tidak mudah mengalami pelapukan. Penggunaanya dikerjakan semantara waktu. Biasanya, sheet untuk menahan pada tebing galian.

Sheet Pile Beton

Dinding vertikal ini terdiri atas balok beton yang sudah dilakukan pencetakan sebelum dilakukan instalasi dengan bentuk khas. Balok-balok tersebut disusun saling berkaitan satu dengan yang lain.
Biasanya, penggunaan jenis dinding vertikal ini untuk konstruksi berat dan perancangannya dengan pertulangan.

Baca juga:

Beton Bertulang

Hal di atas dilakukan sebagai penahan beban tetap sesudah konstruksi. Selain itu, digunakan dalam penanganan tegangan dari hasil konstruksi. Penggunaan dinding vertikal ini memiliki kelebihan.
Beberapa diantaranya yaitu, pengguaan untuk konstruksi berat, penanganan tegangan selama konstruksi, waktu lebih efektif dan biaya terjangkau. Sedangkan, kekurangannya yaitu, kesulitan dalam pemasangannya dan terjadi perembesan atau kebocoran saat perangkaian.

Baca juga:

Harga Pagar Panel Beton

Sheet Pile Baja

Penggunaan jenis dinding vertikal ini biasa digunakan secara umum. Penggunaan sheet dapat digunakan sementara maupun tetap. Hal ini dianggap menguntungkan dan penangannya relatif mudah.

Pengguaan sheet pile baja memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Beberapa kelebihannya meliputi, penahanan terhadap gaya benturan saat pemancangan kuat, bahan relatif tidak berat, penggunaannya dapat dilakukan secara berulang kali dn penggunaannya awet serta tidak mudah rusak.

Sedangkan, kekurangannya meliputi, kesulitan dalam pemesanan, sheet ini memiliki kerentanan terhadap perkaratan atau korosi. Hal ini dikarenakan lokasi pemasangan berada di pantai. Waktu yang dibutuhkan dalam pembuatan maupun pemesanan lama dan biaya mahal.

Tipe-Tipe Sheet Pile

Dinding vertikal atau turap dapat dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya meliputi, dinding turap kantilever dan dinding turap kantilever diangker. Jenis sheet pile kantilever merupakan turap sebagai penahan beban lateral dengan memanfaatkan tahanan tanah pada depan dinding. Penggunaannya cocok untuk penahan tanah dengan tinggi maupun kedalaman tingkat sedang.

Sedangkan sheet pile kantilever diangker ialah turap yang difungsikan sebagai penahan tebing pada galian dalam. Namun, memiliki ketergantungan pada keadaan tanah.

Baca juga:

Sistem kantilever

Penahanan beban lateral pada dinding ini menggunakan tahanan tanah yang terletak pada dinding yang terpancang dan bantuan angker. Penggunaan angker yang terpasang dan diletakkan diatasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *