Beton

Curing Beton dan Pilihan Metodenya

Curing Beton dan Pilihan Metodenya

Beton sebagai metode guna mempertanankan mutu beton seperti yang direncanakan dengan berbagai metode pilihan yang sederhana hingga canggih

Curing Beton adalah suatu pekerjaan untuk mempertahankan kadar air yang cukup dan juga suhu beton pasca pengecoran, dengan bertujuan supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Pekerjaan curing beton harus dimulai sesegera mungkin setelah penempatan dan finishing sehingga beton dapat mengembangkan kekuatan dan daya tahan yang diinginkan.

Apa Saja Pilihan Metode Untuk Curing Beton Bangunan Anda?

Curing beton merupakan langkah yang tak boleh ditinggalkan. Terutama adalah bagi Anda yang selesai tahap pembetonan, baik itu menggunakan beton ready mix concrete maupun beton manual maka langkah perawatan ini wajib dilakukan. Hal ini  tak lain karena dengan adanya curing yang tepat maka akan membuat bangunan menjadi lebih awet dan tidak mudah rusak.

Tentunya memiliki beton yang kuat adalah impian semua orang. Inilah yang membuat Anda harus tahu metode apa saja yang dilakukan pada tahap curing atau perawatan beton paska pengecoran.

Baca juga: Harga Beton Precast

Metode Curing Beton Paska Pengecoran

Metode curing beton tidaklah harus dilakukan oleh tukang. Anda sendiripun bisa melakukan metode ini karena bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana. Beberapa metode tersebut adalah sebagai berikut :

  • Membasahi beton dengan air
    Metode ini disebut pula dengan water curing. Inilah jenis perawatan pada beton yang paling mudah dan umum dilakukan di lapangan maupun di laboratorium. Caranya pun sangat sederhana sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk Anda yang belum belajar tentang teknik sipil sekalipun.   Caranya adalah dengan meletakkan beton di dalam air atau meletakannya pada ruangan yang lembab. Cara lainnya adalah dengan menyelimuti beton memakai karung goni basah. Sebagian orang melakukan curing beton ini dengan melapisi permukaan beton dengan air dengan compound. Anda juga bisa menyirami seluruh permukaan beton sehingga membuatnya lebih awet dan kuat.
  • Menggunakan metode membran sebagai perawatan beton
    Metode ini disebut juga dengan membrance curing. Jika bangunan Anda berada pada wilayah yang sulit mendapatkan air, maka metode membran bisa jadi pilihannya. Caranya adalah dengan melakukan pelapisan dengan membran. Tujuannya adalah untuk mencegah agar air pada beton tidak menguap dengan cepat.
  • Penguapan pada beton
    Aplikasi dan cara curing beton ini dilakukan pada wilayah yang cenderung dingin atau memiliki musim dingin. Caranya adalah dengan proses  steam di mana beton harus dipertahankan dulu pada suhu 10 hingga 30 derajat cecius selama berjam-jam.   Metode uap ini menjadi pilihan banyak orang meskipun sebelumnya pembasahan dilakukan dulu selama 7 hari pertama. Secara umum, caraya ada dua yakni dengan tekanan rendah dan juga tekanan tinggi.

Itulah beberapa cara perawatan beton atau curing beton yang sederhana. Selain itu, ada pula jenis perawatan lainnya meksipun lebih rumit dan memerlukan alat khusus. Cara curing beton ini adalah dengan sinar inframerah, karbonisasi, pelapisan dengan kalsium korida dan bisa juga dengan hidrotermal.

Baca juga: Jasa Finishing Beton

Plastik Penutup Beton

Tujuan Penerapan Metode Curing pada Beton

Tujuan semua metode di atas adalah sama yaitu menjadikan beton memiliki kualitas yang baik. Jadi, meskipun dibutuhkan biaya, tenaga dna waktu lebih lama, proses curing ini tidaklah boleh ditinggalkan. Secara lebih rinci, inilah tujuan dari proses curing pda beton bangunan Anda :

  • Proses curing bisa mencegah keretakan pada beton bangunan
  • Bisa menghasilkan beton dengan mutu yang direncanakan sebelumnya
  • Mencegah kehilangan air pada beton karena penguapan dan menjaga kestabilan struktur beton

Tujuan lainnya adalah untuk menjaga beton dari kehilangan air semen, khususnya ialah saat setting time concrete. Dari sekian banyaknya metode di atas, Anda bisa memilihnya yang paling tepat.

Caranya adalah dengan mempertimbangkan suhu dan lokasi beton tersebut. Yang kedua adalah tentang ketersediaan alat dan juga tenaga kerja yang ada. Selain itu, biaya juga bisa menjadi pertimbangan dalam memilih metode curing beton yang paling tepat.

Pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan finishing tidak hanya pada jenis pengecoran beton lantai dinding saja, pekerjaan dalam pembuatan beton precast juga membutuhkan jenis finishing agar menghasilkan produk yang sempurna, salah satunya dalam pekerjaan pembuatan pagar panel precast

Demikian informasi mengenai Curing beton ini, mudah-mudahan menjadi bahan wawasan yang berguna bagi peraktisi konstruksi dan umum

Ringkasan Pertanyaan Jawaban

Apa itu curing pada beton?

Perawatan beton pasca pengecoran dan di saat beton sudah mulai mengeras

Apa tujuan curing beton?

Untuk menjaga agar beton tetap lembab sebagai tindakan menjaga suhu beton untuk menghasilkan beton bermutu dan sesuai yang diharapkan, dan memastikan reaksi hidrasi senyawa semen termasuk bahan tambahan atau pengganti supaya dapat berlangsung secara optimal sehingga mutu beton yang diharapkan dapat tercapai, dan menjaga supaya tidak terjadi penyusutan berlebihan pada beton akibat kehilangan kelembaban

Apa saja material untuk curing beton?

Bahan utama air, selanjutnya karung gondi, dan pelastik beton

Bagaimana melakukan curing beton?

1. Membasahi permukaan beton secara berkala dengan air, hal ini dapat dilakukan dengan sistem sprinkler agar lebih praktis
2. Menggenangi beton dengan air
3. Membungkus beton dengan bahan yang dapat menahan penguapan air (misal plastik, dsb)
4. Menutup permukaan beton dengan bahan yang dapat mengurangi penguapan air dan dibasahi secara berkala (misal dengan plastik berpori atau non woven geotekstile dan disiram secara berkala selama perawatan)
5. Menggunakan material khusus untuk perawatan beton (curing compound)

Kapan curing beton harus dilaksanakan dan berapa lama?

Satu haru pasca pengecoran dan 7 hari untuk beton normal
3 hari untuk beton dengan kuat tekan awal tinggi

Jenis beton apa saja yang harus dilakukan curing?

Beton untuk kepentingan jalan, lantai bangunan baik itu lantai dasar maupun lantai satu lebih.

Adakah metode lain selain curing?

Ada, diantaranya yaitu: dengan penguapan (application of heat curing) metode ini umumnya dilakukan di daerah yang memiliki suhu dingin. Sebelum perawatan dilakukan dengan proses steam, beton harus dipertahankan terlebih dahulu pada suhu 10°-30°C selama beberapa jam. Perawatan metode uap ini harus diawalai dengan pembasahan terlebih dahulu selama 7 hari pertama. Perawatan dengan penguapan terdiri dari dua cara yaitu perawatan dengan tekanan rendah dan perawatan dengan tekanan tinggi.
Cara lainnya yaitu perawatan dengan menggunakan sinar infra merah, hidrotermal, karbonisasi, dan pelapisan dengan kalsium klorida (sumber: kitasipil.com)

Apakah curing beton memiliki syarat SNI?

SNI 03-2847-2002, ACI 318, ASTM C-150

Apakah berbahaya bila tidak dilakukan curing?

Cukup berbahaya, karena bila di waktu musim panas dan ada di tempat terbuka beton akan mengalami keretakan.

Bagaiaman bila terlanjut tidak dilakukan curing?

Bila beton anda mengalama keretakan, maka hal yang harus dilakukan adalah menambal dengan semen, dan ini cukup menyita waktu dan ada penambahan cost

Apakah ada jasa curing beton?

Secara khusus tidak ada, karena ini biasanya menjadi bagian dari paket pekerjaan kontraktor maupun konsultan bangunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *